Lelah... capek..
Kemacetan Jakarta yang selalu menjadi momok di kalangan penghuninya rasanya semakin mempengaruhiku juga. Entah berapa persen dari hidupku yang harus dihabiskan di jalan.Belum lagi segala permasalahan yang menuntut segera dibereskan. 24 jam tidak cukup untuk orang Jakarta sepertiku nampaknya.
Minum dulu lah. Mungkin seteguk teh bisa membantu mengendurkan sedikit syaraf ketegangan di kepala. Seraya bersyukur, aku masih diberikan rezeki untuk duduk di ruangan dingin berkursi empuk dan kemudahan membayar kemewahan ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar